TUGAS
PERENCANAAN PEMBANGUNAN
Tentang
ALALISIS SWOT
“ Kabupaten Solok Selatan”
Yogi Komala Putra
1106462
Jurusan Ilmu Sosial Politik
Universitas Negeri Padang
KABUPATEN SOLOK SELATAN
Wilayah Kabupaten Solok Selatan terletak pada ketinggian
350 - 430 meter diatas permukaan laut, dengan topografi (bentang alam) bervariasi
antara dataran lembah bergelombang, berbukit dan gunung yang merupakan
rangkaian dari Bukit Barisan yang membujur dari utara ke selatan di sepanjang
pantai barat Sumatera. Selanjutnya, secara topografis 69,19 % dari wilayah Solok Selatan berada
pada kelerengan di atas 40 derjad
yang tergolong sangat curam dan
rawan terhadap bahaya longsor dan hanya
sekitar 15,02 yang tergolong datar dan landai.
Kabupaten Solok Selatan dapat
diklasifikasikan menjadi tiga tipe wilayahnya:
1.
kawasan dataran tinggi bergelombang yang menempati
wilayah bagian Timur, mulai dari Lubuk Malako di Kecamatan Sangir Jujuan ke arah Utara sampai ke wilayah Kecamatan Sangir Batang Hari;
2.
kawasan perbukitan, lebih dominan menutupi wilayah
Kabupaten Solok Selatan, mulai dari bagian Utara sampai bagian tengahnya.
3.
kawasan lembah
kaki pegunungan yang menempati wilayah bagian Barat berbatasan dengan Kabupaten
Pesisir Selatan dan bagian Selatan, yang merupakan kaki Gunung Kerinci.
Dahulu
wilayah Solok (termasuk kota Solok dan kabupaten Solok Selatan) merupakan
wilayah rantau dari Luhak Tanah Datar, yang kemudian terkenal sebagai Luhak Kubuang Tigo Baleh.
Disamping itu wilayah Solok juga merupakan daerah yang dilewati oleh nenek
moyang Alam Surambi Sungai Pagu
yang berasal dari Tanah Datar yang disebut juga
sebagai nenek kurang aso enam puluh (artinya enam puluh orang leluhur alam
surambi Sungai Pagu). Perpindahan ini diperkirakan terjadi pada abad 13 sampai
14 Masehi.
Kabupaten
Solok bukanlah daerah baru karena Solok telah ada jauh sebelum undang-undang
pembentukan wilayah ini dikeluarkan. Pada masa penjajahan Belanda
dulu, tepatnya pada tanggal 9
April 1913,
nama Solok telah digunakan sebagai nama sebuah unit administrasi
setingkat kabupaten yaitu Afdeeling Solok sebagaimana disebut di dalam Besluit
Gubernur
Jenderal Belanda yang kemudian dimuat di dalamStaatsblad
van Nederlandsch-Indie. Sejak ditetapkannya nama Solok setingkat kabupaten
pada tahun 1913 hingga saat ini Solok tetap digunakan sebagai nama wilayah
administratif pemerintahan setingkat kabupaten/kota.
ANALISIS
SWOT
a.
Kekuatan
( Stenght) yang mencakup hal sebagai berikut :
1) Dukungan
Dana yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Solok
Selatan.
2) Komtmen
dari Pemimpin dalam mencapai tujuan organisasi.
3) Dukungan
Petugas SIAK dilapangan yang tersebar di 7 (tujuh) Kecamatan.
4) Koordinasi
yang baik dengan mitra kerja : “
Kekuatan yang dimiliki oleh organisasi ini akan menjadi landasan dalam
menentukan arah peningkatan sumber daya manusia pegawai di dinas ”.
5) Pariwisata
merupakan potensi yang masih terpendam dan potensial untuk dikembangkan dalam
upaya menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) perencanaan untuk
mengembangkan pariwisataan di solok selatan akan dilakukan melalui
pendekatan nilai budaya yang ada di masyarakat, mengembangkan nilai
ekonomi dan mempertahankan karakteristik dasar dari masyarakat serta nilai adat
dan agama.
b.
Kelemahan
(Weakness)
1. Kelemahan
yang dimiliki oleh organisasi adalah kurangnya kompetensi aparatur dan
kuantitas pelaksana tugas guna di distribusikan kesetiap unit kerja yang ada. “ kekurangan kompetensi terutama pada unit
teknis, selama ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hanya terdapat satu
orang pranata komputer dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan satu orang
berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) jadi hanya terdapat dua orang yang
mememilki kompetensi sebagai pranata Komputer”.
2. Kabupaten
Solok Selatan masih kekurangan 393 orang tenaga guru. Kekurangan itu
dikarenakan jumlah penerimaan lebih kecil dari pada jumlah guru yang pensiun.
jumlah guru yang pensiun setiap tahun terus bertambah, sedangkan penambahan
tidak ada sejak moratorium yang ditetapkan pemerintah pusat dua tahun terakhir.
c.
Kesempatan
(Oppurtunity)
1. Kabupaten
Solok memiliki pesona alam yang tidak dimiliki daerah lain seperti pesona danau
Diatas dan danau Dibawah, danau Singkarak dan hamparan hijau kebun teh di
kawasan Kecamatan Gunung Talang serta banyak lainnya. Keunggulan komparatif di
bidang pariwisata ini harus mampu dikelola dengan sebaik-baiknya untuk
mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan ke Kabupaten Solok. Pada gilirannya
diharapkan dengan peningkatan kunjungan wisatawan akan mampu menggerakkan
perekonomian dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
2. Pemerintah
daerah juga mengangkat tenaga guru sukarela untuk mengisi kekosongan pengajar.
“Tenaga sukarela ini digaji oleh sekolah, mungkin ada melalui pagu dana BOS
sesuai porsi yang telah diatur dalam penggunaan dana BOS. Kalau tingkat
SMA/SMK, karena tidak ada dana BOS, maka kebanyakan diambilkan dari dana
pembangunan (dana komite),”
d.
Ancaman
(Threats)
1. Secara geologis,
Kabupaten Solok Selatan berada pada Sistem Patahan Besar Sumatera, yang
dikenal dengan patahan semangka yang masih aktif sampai sekarang.
Zona tumbukan lempeng Samudera Hindia dan Lempeng Benua Eurasia ini masih
aktif, dengan laju pergerakan 7 cm/tahun. Jika terjadi pergerakan yang cukup
besar, akan berpotensi menimbulkan gempa bumi.
2. Di
samping itu juga ada gunung berapi yang sangat aktif pernah mengeluarkan asap
vulkanik yaitu gunung kerinci.gunung kerinci merupankan gunung yang paling
tinggi di Sumatera. Solok selatan selain memiliki pengunungan junga memeiliki
sungai – sungai yang yang mengalir mungkin sekitar 70 an sungai yang di satukan
di sungai batang hari.
Tabel. Analisa SWOT
|
Kekutan ( Stenght)
|
Kelemahan (Weakness)
|
|
Tiga wilayah pengembangan yang
didasarkan oleh karakteristik dan potensi yang dimiliki oleh masing-masing
wilayah tersebut:
1. Kecamatan Sangir yang berpusat di Padang Aro sebagai pusat pengembangan
I dengan growth point pelayanan pemerintahan pelayanan umum dan
perdagangan.
2. Kecamatan Sungai Pagu, sebagai pusat pengembangan II yang dipusatkan di
Muara Labuh dengan growth pointnya pendidikan, kesehatan, perdagangan,
pariwisata dan sentra produksi tanaman pangan.
3. Sumber Daya Mineral
a)
mineral logam berupa tembaga, emas, dan perak.
b)
potensi panas bumi yang ditandai oleh munculnya
mata air panas.
c)
bahan galian berupa batu gamping, pasir dan batu
sungai
|
1. Pegawai
dilingkungan pemerintah daerah, terutama pegawai yang mengelola keuangan dan
akuntasi sangat lemah, akibatnya Badan Pemeriksa Keuangan menemukan beberapa
kelemahan sistem pengendalian interen dalam pennyusunan laporan keuangan.
2.
Masyarakat Solok Selatan menganggap penuntasan
kasus tambang emas liar (illegal mining) tidak
sepenuh hati. Para penegak hukum dan Pemkab Solsel dinilai tidak berdaya
menghadapi mafia tambang. Hingga kemarin, 9 unit ekskavator masih mengeruk
perut bumi daerah perbatasan Sumbar-Kerinci ini.
|
|
Kesempatan (Oppurtunity)
|
Ancaman
(Threats)
|
|
1.
Pada tahun 2010 tercatat sebanyak 226 orang yang
terdaftar sebagai pencari kerja pada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten
Solok. Dari jumlah yang terdaftar tersebut sebagian besar diantaranya adalah
wanita yaitu sebanyak 77.88 persen. Sedangkan kalau dikelompokkan menurut
tingkat pendidikan yang ditamatkan jumlah terbesar ada di kelompok dengan
pendidikan sudah banyak yang S1 (Sarjana).
2.
Serta kenaikan jumlah dokter umum dan dokter gigi
masing-masing 44 orang dan 20 orang. Secara keseluruhan terjadi kenaikan
jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Solok dari 823 orang tahun 2009 menjadi
829 orang tahun 2010.
|
1.
Gerakan Tanah,
Gerakan tanah disebabkan oleh
sesar yang ada di wilayah Kabupaten Solok Selatan. Dari kedudukan wilayah
Kabupaten Solok Selatan yang berada pada sistem Patahan Besar yaitu sistem
Patahan Semangko. Daerah ini meliputi sebahagian besar daerah Kecamatan
Koto Parik Gadang Diateh dan Sungai Pagu
2.
Gempa bumi dan Gunung api,
Walaupun sebenarnya Kabupaten
Solok Selatan secara administrasi daerah tidak memiliki gunung api, tetapi
sebahagian besar wilayah kaki gunung Kerinci berada diwilayahnya, sehinggga
beberapa wilayah akan terkena imbas yang tidak langsung (awan panas dan lahar
dingin) dari letusan dari gunung .
3.
Longsor dan erosi.
Longsor umumnya terjadi pada daerah
perbukitan yang bertebing terjal dan daerah tebing sungai terutama pada
daerah cut of slope.
4.
Banjir.
Banjir disebabkan oleh curah
hujan yang tinggi yang dialirkan melalui sungai-sungai besar yang
mengalir di wilayah Kabupaten Solok Selatan
|
Saran
Hasil dari Analisa, jadi saya mempunyai saran :
Hasil dari Analisa, jadi saya mempunyai saran :
1. Karena
sebagai Instansi publik yang melayani langsung dalam administrasi kependudukan
dan Pencatatan Sipil Perlu sekiranya Pemerintahan Daerah memperhatikan segala
kebutuhan baik sarana maupun prasarana guna sebagai usaha dukungan pemerintahan
daerah terhadap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Solok
Selatan, sepert bantuan komputer server yang lebih memadai dan tamabahan tenaga
pranata yeng berkompeten dan pembinaan optimalisasi penningkatan sumber daya
manusia organisasi.
2. Dalam
melaksanakan Perencanaan perubahan perlu didukung dengan melibatkan konsultan
luar organisasi yang memahami kultur dan budaya masyarakat dan memahami kondisi
real daerah agar lebih efektifnya perencanaan yang ditetapkan
3. perlu
ditingkatkan inovasi pegawai dalam menyingkapi perubahan yang terjadi baik perilaku
masyarakat dan perkembangan teknologi. Dengan tidak terlalu terfokus pada tugas
pokok dan fungsi saja namun mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat dan
lingkungan organisasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar